Kamis, 03 Juni 2010

puisi

CINTAKU JAUH DI PULAU



Cintaku jauh di pulau
Gadis manis sekarang iseng sendiri
Perahu melancar bulan memancar
Di leher kukalungkan oleh-oleh buat sipacar
Angina membantu di laut tenang tetapi terasa
Aku tidak kan sampai padanya
Di air yang tenang di angin mendayu
Di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertahta sambil berkata
“ tujuktn perahu kepangkuan saia “
Amboi ! jalan sudah bertahun kutempuh
Perahu yang bersama kan merapuh
Mengapa ajal memanggil dulu
Sebelum berpeluk dengan cintaku
Manisku jauh dipulau
Kalau kumati dia mati iseng sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar